

Genset menjadi mesin kelistrikan tambahan yang harus dimiliki di era saat ini. Di zaman yang seDrba digital seperti saat ini, ketergantungan terhadap listrik sepertinya bukan isapan jempol belaka. Sinyal internet, televisi, bahkan radio tidak akan memancar tanpa adanya bantuan listrik. Apalagi sektor bisnis semakin mengandalkan energi listrik untuk berbagai hal dalam menunjang opersional kegiatan. Dalam kondisi normal, pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), sudah pasti mencukupi. Namun, jika terjadi pemadaman berkala atau bergilir, tentu akan mengganggu aktivitas bisnis atau kantor jika tak memiliki generator listrik. Apalagi dalam kondisi pemadaman listrik serempak seperti Bali Black Out yang kini tengah terjadi.
Bali Mati Listrik Serempak / Black Out
Ya, Bali Black Out menjadi kabar ‘panas’ yang mengawali awal Mei 2025. Tak diketahui pasti kejadian ini akan berakhir hingga kapan. Hitungan satu atau dua jam saja, listrik padam, akan mengacaukan beragam hal. Apalagi jika terjadi dalam kondisi cukup lama hingga 24 jam atau lebih. Dalam keadaan demikian, genset bisa jadi solusi menunggu pulihnya pasokan listrik.
Genset menjadi hal yang urgent mengingat kejadian ini jelas berimbas pada banyak sektor. Listrik memainkan peran signifikan dalam pelbagai lini kehidupan. Tak hanya perkantoran, bisnis dan komersil, sektor rumah tangga pun juga terdampak akibat listrik padam. Bagi sektor resmi dan bisnis, terganggunya layanan sama dengan ketidakstabilan layanan. Di sisi lain, bagi rumah tangga ketiadaan listrik di zaman modern ini, akan berimbas pada ketidaknyamanan dan kerusakan elektronik rumah tangga.
Oleh karena itu, banyak pihak telah mengantisipasi kejadian semacam ini, terutama instansi resmi maupun pelaku bisnis dengan menyiapkan ‘bala’ tenaga listrik tambahan menggunakan genset. Sebagian rumah tangga bahkan juga sudah banyak yang mulai memiliki genset. Namun, jika Anda termasuk yang belum beruntung memilikinya, jangan khawatir! Sinar Surya tetap hadir dengan layanan jual genset di tengah ‘gelapnya’ Bali.
Menyandang predikat sebagai kawasan wisata bahkan bertaraf internasional, tentu kondisi ini membuat Pulau Dewata ‘kalang kabut’. Berbagai sektor terimbas kejadian Bali Black Out ini. Laporan detikBali, yang Sinar Surya kutip Jum’at, (2/5/2025), listrik di Denpasar padam sejak pukul 16.00 WITA atau pukul 15.00 WIB. Pemadaman serupa juga terjadi di kawasan Badung, Jembrana, Karangasem,Buleleng dan kawasan lainnya.
Akibat kejadian ini, berbagai aktivitas masyarakat terganggu, mulai dari perkantoran hingga kemacetan di jalan raya. Padamnya lampu lau lintas, berakibat pada kondisi lalu lalang kendaraan yang semrawut. Masih mengutip laporan detikBali, Bali Black Out membuat kemacetan parah di Jalan Mahendradatta, Denpasar pada sore hari tadi. Pemotor harus berjalan pelan, sedangkan pengendara mobil harus berebut jalan. Petugas kepolisian pun akhirnya harus turun tangan mengurai kemacetan lalu lintas.
Sementara itu, mengutip laman CNN Indonesia, Humas PLN UID Bali, Anom Silaparta juga membenarkan peristiwa Bali Black Out . “Benar. Saat ini sedang ada gangguan sistem di Bali dan sedang dilakukan recovery,” katanya pada Jum’at sore (2/5). Meski demikian, penyebab pasti gangguan pasokan listrik ke Pulau Dewata ini masih dalam investigasi PLN.
Terlepas dari penyebabnya, semoga Bali Black Out segera teratasi dan Pulau Dewata dapat kembali terang. Meski demikian, bersiap-siap dengan memiliki genset di tempat kerja atau rumah Anda tetap perlu. Bagi Anda yang akan order bisa langsung ke Toko Sinar Surya. (y)