
Exhaust fan menjadi solusi yang cerdas untuk menghadirkan udara yang segar di dalam ruangan tanpa bikin tagihan listrik jebol.
Di tengah era globalisasi yang kian tak terbendung seperti saat ini, kebutuhan akan energi listrik pun kian tak terkendali. Bukan tanpa alasan, ini lantaran hampir segala lini kehidupan membutuhkan energi tersebut, termasuk sekedar untuk membuat ruangan tetap sejuk. Iklim yang semakin panas tak ayal telah ‘memaksa’ banyak pihak menggunakan AC untuk membuat ruangan tetap dingin dan sejuk. Padahal, AC berkontribusi besar merusak lapisan ozon—yang artinya malah semakin memperparah kerusakannya. Oleh karena itu, belakangan mulai banyak cara mengurangi penggunaannya. Salah satunya bisa dilakukan dengan menggunakan exhaust fan.
Adapun cara kerja exhaust fan mengandalkan energi listrik. Meski demikian, daya listrik yang dibutuhkan tak terlampau besar. Umumnya, 12-30 watt saja, tergantung pada merk. Alat yang biasa dipasang di dinding atau plafon ruangan ini akan menghisap udara kotor, panas, dan lembab dari dalam ruangan dan menggelontorkannya ke luar. Lalu, alat yang penampakannya semacam kipas angin ini, akan menarik udara segar dari luar. Dengan demikian, ruangan akan terjaga kesegaran udaranya. Umumnya, alat ini terpasang di kamar mandi atau dapur yang rata-rata memang berpotensi memiliki udara panas dan pengap.
Merujuk pada pengertian exhaust fan di atas, jelas bahwa alat ini berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara tetap baik. Namun, lebih mendetail dari itu, alat ini juga memiliki andil yang cukup bagus untuk menjaga kelembabab udara. Dengan demikian, ruangan yang lembab akan terbebas dari jamur yang merusak keindahan ruangan maupun berpotensi mengganggu kesehatan penghuninya. Fungsi yang tak kalah penting adalah kemampuannya menyedot bau dan asap. Tak mengherankan jika alat ini bisa menjadi solusi pamungkas untuk mengatasi udara tak sedap akibat asap rokok di ruangan atau bau asap dapur yang ‘ngepul’.
Memiliki bentuk yang mirip dengan kipas angin, lantas apakah keduanya berbeda ? jawabannya adalah ya! Kipas angin dirancang untuk membuat udara di suatu ruangan dingin dengan cara menyebarkan udara yang ada di ruangan atau lingkungan tersebut. Sementara itu, exhaust fan—sebagaimana diterangkan pada artinya, alat ini berguna untuk mengeluarkan udara, uap, asap dari dalam ruangan ke luar dan mengalirkan udara segar dari luar ke dalam ruangan.
Bagaimana dengan turbin ventilator yang juga mengalirkan udara dari luar? Seperti apa perbedaan exhaust fan dengan ‘si kubah mungil?’ secaa fungsi kinerja sebenarnya tak jauh berbeda, yaitu sama-sama mengalirkan udara segar dari luar ke dalam dan membawa udara ‘buruk’ dari dalam ruangan. Akan tetapi, turbin ventilator tidak mengandalkan listrik untuk melakukan kerjanya. Selain itu, alat ini umumnya memiliki cakupan kinerja yang ‘lebih luas’, mampu mengalirkan udara segar di ruang yang lebih luas. Berbeda dengan exhaust fan yang terpasang di satu ruangan saja.
Nah, demikian beberapa hal tentang exhaust fan. Jika Anda tengah mencari alat ini, bisa ke Sinar Surya. Anda dapat membelinya secara langsung dengan dengan datang ke toko atau melaului marketplace kami, baik di Shopee maupun Tokopedia. Jangan sungkan berkonsultasi dengan kami sebelum membelinya. Hubungi nomor WhatsApp tertera pada situs untuk menghubungi kami. (y)