

Genset atau generator set memiliki peranan yang penting di zaman sekarang. Keberadaannya bisa menjadi penyelamat saat kondisi darurat “mati listrik”. Namun, tahukah Anda jika genset sebenarnya memiliki sejarah yang begitu panjang. Berikut adalah sejarah genset yang Sinar Surya rangkum dari berbagai sumber.
Jauh sebelum mengulik soa sejarah genset, ada baiknya lebih dahulu mengenal alat ini. Ya, genset adalah mesin yang berfungsi untuk mengubah energi mekanik mesin diesel dan alternator menjadi energi listrik. Lantaran kemampuannya ini, genset bisa menjadi penyuplai listrik cadangan. Di era modern yang ‘serba elektrik’ seperti saat ini, keberadaan genset sangat urgent untuk memastikan pekerjaan berlangsung tanpa masalah tanpa terganggu mati listrik. Tak hanya tempat-tempat vital seperti rumah sakit dan bandara, genset bahkan kini sudah menjadi ‘kebutuhan’ penting bagi banyak Lembaga pemerintah maupun swasta untuk menyokong operasional kerja. Lebih dari itu, penggunaan alat yang serba ‘elektronik’ tak ayal membuat genset juga kian penting bagi dunia bisnis maupun rumah tangga.
Sejarah genset awalnya tak terlepas dari dua ilmuwan besar, yaitu Michael Faraday dan Rudolph Diesel. Michael Faraday menemukan induksi elektromagentik pada tahun 1831. Temuannya inilah yang menjadi cikal bakal generator modern. Sementara, seperti namanya, Rudolph Diesel adalah penemu generator diesel. Temuannya ia patenkan pada 1892. Rancangannya adalah tentang mesin yang terdiri dari kopling mesin diesel dan generator. Temuan itu masih terus digunakan hingga kini. Ciri khas genset diesel adalah berbodi besar dengan suara bising yang ‘khas’. Namun, mesin tersebut memiliki efiensi yang bagus.
Penyempurnaan atas suatu temuan adalah hal yang lumrah. Demikian halnya dengan sejarah genset yang juga mengalami perkembangan pasca temuan perdananya. Pada 1982 Hippolyte Pixii, produsen peralatan asal Perancis membuat penyempurnaan atas temuan Michael Faraday. Ia sukses menambahkan dinamo pada mesin buatan Faraday. Terbosan ini membuat genset semakin banyak menghasilkan aliran listrik.
Merujuk pada sejarah genset awalnya tersebut, genset diketahui hanya menggunakan bahan bakar solar. Namun, dalam perkembangannya, genset mengalami pemutakhiran, sehingga memiliki jenis bahan bakar yang lebih beragam. Terdapat bahan bakar bensin dan ada pula genset yang menggunakan biogas. Tak hanya itu, perkembangan teknologi dan inovasi energi terbarukan telah membawa kemunculan genset bertenaga surya. Kemajemukan bahan bakar genset ini, tentunya semakin memberikan kemudahan bagi para pengguna untuk memilihnya sebagai alternatif sumber listrik tambahan. Maksudnya, pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan dan budget untuk memiliki alat tersebut.
Sementara itu, ditinjau dari segi modelnya, sejarah genset juga terus mengalami perkembangan. Semakin tahun, desain dan tampilan genset lebih modern, dan ‘sedap’ di pandang mata. Bukan soal estetika semata, genset-genset modern juga dirancang bahkan anti cuaca ekstrem.
Tak hanya sampai di sini, perkembangan sejarah genset kian mutakhir. Sejumlah genset modern bahkan dilengkapi dengan fitur canggih, berupa smart control. Fitur ini memungkinkan genset terhubung dengan aplikasi di ponsel. Dengan demikian, pengguna lebih mudah mengendalikan pengoperasiannya melalui handphone.
Nah, demikian tadi beberapa hal tentang sejarah genset. Bagi Anda yang tengah mencari genset baik untuk kebutuhan kantor atau instansi bahkan untuk rumah tangga, Sinar Surya menyediakannya. Di sini, tersedia beragam genset dengan beragam ukuran dan harga yang dapat Anda pilih sesuai dengan isi kantong maupun kebutuhan. Informasi dan pemesanan bisa langsung klik pada tombol WhastApp tertera di situs ini. (y)