

Tidak dapat dipungkiri jika listrik telah menjadi kebutuhan penting bagi manusia di zaman sekarang. Era digital bahkan hampir membuat semua peralatan ‘makan listrik’. Demikian halnya dengan kebutuhan air dalam rumah tangga yang penggunaannya tak lepas dari peran listrik. Ya, penggunaan pompa air untuk mendukung supply air ke rumah tangga tak dipungkiri telah menyumbang besarnya penggunaan daya listrik. Tak harus dihindari, tetapi kita bisa melakukan penghematan. Kali ini, Sinar Surya akan berbagi tips menghemat listrik dengan pompa air.
Tips menghemat listrik dengan pompa air adalah memilih mesin pompa yang tepat. Saat ini telah banyak tersedia merk pompa air yang bisa dipilih sesuai dengan selera dan kebutuhan. Selain mengenali merek-merek terbaik, ada baiknya Anda memastikan untuk menggunakan jenis pompa air yang sesuai dengan kebutuhan. Artinya, gunakan pompa air sesuai dengan jumlah kebutuhan air untuk keluarga. Tentu, rumah kecil, anggota keluarga yang sedikit akan lebih sedikit menggunakan air daripada rumah besar dengan isi rumah yang lebih banyak. Oleh karena itu, pada rumah kecil, gunakan pompa air dengan daya sedot dan daya listrik rendah. Sebaliknya, pada rumah besar, bisa menggunakan pompa air dengan daya sedot yang besar.
Lalu, tips menghemat listrik lainnya dengan pompa air adalah dengan menggunakan tandon air atau toren. Dengan menggunakan penampung air ini, Anda bisa sekaligus memompa air hingga penuh. Kemudian, setiap anggota keluarga bisa menggunakan air sesuai dengan kebutuhannya masing-masing dari tandon air tersebut. Cara ini akan jauh lebih menghemat air daripada colok-mati air setiap akan menggunakan kamar mandi atau menyalakan kran.
Pasalnya, dengan mencabut dan menolok aliran listrik pompa air dengan sering, akan mengakibatkan banyaknya daya yang terangkat. Wal hasil, cara ini akan membuat tagihan listrik lebih banyak.
Tak kalah penting dari hal-hal di atas adalah usahakan untuk memompa air pada waktu pagi hari. Hal ini untuk menghindari beban puncak listrik yang rata-rata terjadi pada pukul 17.00-22.00. Apabila pagi hari tak memungkinkan menyalakan air lantaran tergesa-gesa bekerja atau aktivitas lain, akan lebih baik jika Anda ‘menaikan’ air sebelum atau setelah waktu puncak tersebut. Lagi pula mengisi tandon air pada jam-jam sibuk biasanya juga mengalirnya air tidak maksimal. Hal ini biasanya terjadi pada perumahan yang menggunakan sumber air PDAM. Pasalnya, pada waktu-waktu tersebut akan lebih banyak rumah tangga yang juga sama-sama mencoba ‘menyalakan’ air. Dengan demikian, aliran air yang ‘naik’ ke tandon tidak akan maksimal dan membutuhkan waktu lama untuk penuh. Tentu, ini akan memakan lebih banyak daya listrik.
Nah demikian beberapa tips menghemat listrik dengan pompa air. Semoga tips ini dapat bermanfaat. Oh ya, jika Anda kebingungan mendapatkan mesin pompa air untuk mendukung supply air ke rumah, jangan khawatir, karena beragm mesin pompa air dapat Anda temukan di Sinar Surya Bali. Selengkapnya, bisa langsung ketikan produk yang Anda cari pada menu pencarian yang ada di bagian atas situs. Atau klik menu ‘Semua Produk’ untuk melihat beragam produk yang ditawarkan. Selamat mencoba tipsnya dan temukan pompa air terbaik untuk berhemat listrik dalam penggunaan air. (y)