

Turbin ventilator bisa menjadi solusi hemat mengatasi udara panas. Pasanya, alat ini bekerj mengandalkan angin dan tak memerlukan listrik. Lazimnya alat ini dijumpai di banyak pabrik atau kawasan pergudangan. Namun, dalam perkembangannya kini alat yang di Bali kondang dengan nama atap turbin itu juga bisa dipasang di rumah lho. Bagaimana mungkin?! Jangan beranjak! Sinar Surya akan mengulas seluk beluk alat ini.
Sebelum lebih jauh mengenai bagaimana penggunaan turbin ventilator di rumah, tak ada salahnya untuk lebih dulu ‘berkenalan secara mendalam’ dengan alat tersebut. Ya, Anda mungkin kerap menjumpai alat yang juga bernama lain atap siklon itu dengan ciri khas warnanya silver. Berbentuk bulatan melingkar dan tertempel di atap bangunan, alat ini sebenarnya berfungsi untuk menarik udara panas keluar dari dalam ruangan.
Selain fungsi sebagaimana tersebut dalam akhir kalimat di atas, turbin ventilator sebenarnya juga memiliki sejumlah fungsi lain. Salah satunya adalah mengurangi kelembaban udara di dalam rumah. Bukan rahasia lagi jika bau tak sedap dan jamur yang muncul di dalam rumah, baik di atap atau bahkan perabotan adalah efek lembabnya udara. Tak hanya menimbulkan masalah kesehatan, hal tersebut juga mengurangi estetika rumah. Dengan menggunakan atap turbin, udara di dalam rumah akan lebih terkontrol. Muara dari hal ini, jelas adalah srkulasi udara dalam rumah yang lebih sehat.
Lantas, bagaimana dengan cara kerja ventilator? Ya, fungsi di atas merupakan imbas dari kerja alat tersebut yang mengandalkan hembusan angin. Bentuk atap siklon yang menyerupai kubah akan berputar kala tertiup angin. Bukan angin yang berkekuatan besar, ‘desir’ angin kecil saja mamplu ‘menggoyangkannya’. Namun, uniknya saat angin kencang, alat ini mampu menahannya, sehingga dapat mengontrol sirkulasi udara yang baik ke dalam rumah. Ajibnya, kinerja tersebut tanpa membutuhkan arus listrik.
Hal itu menjadi satu keunggulan utama dari turbin ventilator. Di tengah gencarnya cara penghematan bahan bakar dan energi listrik, atap turbin adalah jawaban yang sangat tepat untuk mengatasi udara ‘panas’ dalam rumah. Andalan lain dari ‘si kubah perak mini’ ini adalah tahan lama. Terbuat dari bahan stainless steel, alat ini tak mudah rusak meski terkena panas dan hujan. Oleh karena itu, penggunaannya sangat cocok untuk kawasan iklim tropis di Indonesia. Pemasangannya juga cenderung mudah, yaitu dengan melubangi atas rumah seukuran turbin yang akan dipasang. Tentu, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam pemasanganya, seperti sesuaikan dengan kemiringan atap agar nantinya pas. Untuk penempatannya, pilih pada area rumah yang dirasa panas atau pengap. Pemasangannya di atap rumah membuat alat ini terleihat ‘menonjol’ dan tak dapat tersembunyi. Namun, hal itu bukan sebuah masalah atau mengurangi estetika. Malahan alat ini bisa menjadi ciri khas untuk menandai rumah Anda dari rumah para tetangga lainnya.
Menimbang berbagai hal di atas, rasanya tak ada alasan untuk tak mencoba menggunakan turbin ventilator di bangunan rumah. Apalagi harganya juga tak membuat kantong jebol. Toko Sinar Surya pun menyediakan alat yang solutif untuk mengatasi permasalahan udara ini. Anda bisa mendapatkannya dengan datang langsung ke toko kami di Denpasar atau dengan memesan secara online. Selain menghubungi nomor WhatsApp tertera pada situs ini, Anda juga bisa berbelanja secara online baik melalui marketplace Tokopedia maupun Shopee. (y)